Langsung ke konten utama

Beranilah Mencoba.

Sebuah kesyukuran bisa menjadi salah satu pembicara di acara RoadShow literasi yang dilaksanakan oleh Komperatif(Komunitas Penulis Kretif dan Inspiratif)di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Gowa. Pada kali ini di SMA 14 Gowa. Meski sebenarnya ini adalah RoadShow kami yang ke tiga. Syukur tak henti saya ucapkan untuk kesempatan ini. Selain dapat membagi ilmu maupun pengalaman menulis, sebagai calon guru akan sangat membantu bagi saya untuk melatih diri menjadi pembicara di forum-forum. Baik forum kecil maupun besar. Baik di depan siswa-siswi sampai di depan kepala sekolah dan guru dari SMA yang  kami datangi.
      Dalam kesempatan ini, saya menjadi moderator sekaligus pembawa acara. Alhamdulillah berkat bekal kebiasaan saya mulai dari MTS.N sampai MAN berbicara di depan umum dalam hal ini (Aktif di Osim, selalu ikut lomba pidato, cerdas cermat, Pramuka maupun PMR) apapun itu yang dapat memupuk keberanian sejak dini untuk selalu berbicara di depan umum hari ini saya dapat merasakan dampak kebiasaan itu. Benar apa kata guru-guru saya dahulu yang selalu memberikan peluang kepada siswanya untuk bertanya dan menjawab meskipun itu tidak nyambung atau kurang jelas. Guru-guru saya selalu memberikan aplos atas keberanian saya. Bukan karena jawaban saya yang wow. Tapi sebab kemauan dan keberanian yang ada dari diri kecil ini. Meski terkadang keberanian itu sendiri terkadang ciut ketika diperhadapkan dengan sesuatu yang besar atau dengan keadaan yang tidak disangka-sangka. Berkat kemauan yang ada di dalam diri saya untuk belajar begitu besar. Alhamdulillah. Semua dapat teratasi. Bukan dengan tanpa kesalahan atau tanpa kekurangan. Saya pernah menjadi MC sewaktu SMA di sebuah acara sekolah. Dan saya lupa membacakan 1 acara atau dengan kata lain saya melupakan 1 acara penting. Tetapi, apa saya menyerah dan berhenti untuk tampil di depan umum? Tidak. Malu? Ya. Tentu saya sangat malu saat itu. Tetapi saya tidak menyesal. Karena saya sudah melakukan yang terbaik. Setidaknya waktu itu saya telah berusaha melewati proses.

Apa yang ingin saya sampaikan dari tulisan panjang lebar saya di atas?
Selalulah mencoba dan jangan takut berbuat salah.
Beranilah mencoba jika itu adalah hal-hal yang positif dan akan memengaruhi masa depanmu.

Masadepanmu ditentukan oleh usahamu hari jni.

Salam
Jariah's

26/10/17
15:55-14.30(di atas pete-pete)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PR Bagi Petugas Pelayanan Rumah Sakit Oleh: Ainun Jariah

ADA BANYAK pasien pengguna jasa Rumah Sakit (RS) sebelum datang ke RS tertentu akan mencari tahu bagaimana pelayanannya. Baik dari pihak yang memiliki pengalaman di RS maupun dari berita-berita yang beredar di sekitarnya.

Masyarakat enggan datang ke Rumah Sakit X jika tahu kondisi pelayanan dari RS tersebut kurang baik atau jika tahu fasilitasnya kurang memadai. Jika pasien yang memiliki tingkat ekonomi tinggi mungkin akan mencari RS swasta, dengan kata lain RS berkualitas meski harus mengeluarkan uang berlebih. Namun bagaimana dengan pasien tingkat ekonomi rendah?

Mungkin satu satunya yang pemerintah sarankan yaitu penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang kini dikelola oleh BPJS Kesehatan. Akan tetapi, layanan BPJS Kesehatan dirasakan oleh beberapa pihak masih memiliki kekurangan.

Baca juga: Mendidik Anak Sejak dalam Rumah

Tindakan Petugas
Bukan rahasia lagi, terkadang di sebuah RS ada petugas pelayanan berbuat teledor saat melakukan tindakan. Keteledoran petugas ini bahkan tida…

Puisi-puisi bahasa Makassar dari kelas IV MI Anassappu Bontonompo

Momen yang sangat berharga untuk saya di tanggal 5 Mei 2018. Tulisan di atas mungkin bagi kita hanya tulisan biasa yang menyerupai cakar ayam. Namun, tahukah kalian jika tulisan-tulisan ini memiliki arti yang mendalam bagi yang dapat memahami bahasa Makassar.
.
Hari ini saya memberikan pelajaran Muatan Lokal kepada siswa-siswi saya di MI Anassappu Bontonompo. Pelajaran muatan lokalnya yaitu Bahasa Daerah. Demi mengembangkan imajinasi dan tetap mempertahankan budaya lokal, saya memberikan tugas membuat puisi kepada siswa saya menggunakan bahasa daerah Makassar.
Tidak saya sangka, beberapa puisi mereka membuat saya meleleh dan menitikkan air mata.
. -Fitriyana
Menuliskan tentang kesyukurannya terhadap uang jajan yang diberikan oleh ayahnya. Sedikit banyaknya tidak jadi masalah baginya. Asalkan dia dan adiknya punya uang jajan yang akan dia bawa ke sekolah. .
-Ahriani
Puisi I
Ia menceritakan kebiasaannya sebelum ke sekolah yang selalu membantu ayahnya mengurus sapi. Barulah pada jam 06.3…

Sebuah Perjalanan Mencintai Buku

17 Mei 2019

Jadi kemarin itu adalah hari buku yaaa? Di beranda media maya banyak yang berfoto dengan buku.
Tak mau ketinggalan, saya pun ingin menceritakan awal mula saya suka buku.

Saya kurang ingat kapan persisnya, tapi yang saya ingat baik. Sudah sejak SD kakek saya selalu menyuruh saya membacakan buku untuknya. Mulai dari kisah Bilal sahabat Nabi yang sangat teguh dalam mempertahankan aqidahnya. Bilal yang disiksa dengan sangat ganas oleh majikannya karena memilih untuk memeluk Islam.

Berat batu yang menindih tubuhnya tidak menggoyahkan sedikit pun lidahnya untuk tetap mengucapkan kata "ahad".  Buku yang berhasil membuat mataku basah waktu itu.

Selain buku tentang kisah Bilal, yang paling berkesan dan sangat suka saya baca adalah kisah 25 Nabi dan Rasul, kumpulan cerita Wali Songo, dan tidak lupa, dulu ada buku dongeng yang selalu saya tunggu-tunggu untuk dipinjamkan oleh teman adalah buku dongeng hadiah dari @dancow .

Maklum waktu itu saya belum minum susu Dancow dan pa…